Rabu, 02 November 2016

Pengertian Kerajinan Tangan

  Kerajinan tangan adalah menciptakan suatu produk atau barang yang dilakukan oleh tangan dan memiliki fungsi pakai atau keindahan sehingga memiliki nilai jual.
  Kerajinan tangan yang memiliki kualitas tinggi tentu harganya akan mahal, memiliki keterampilan dan berusaha untuk membuat suatu produk, mungkin dapat menjadi suatu usaha yang menjanjikan. Kerajinan tangan memiliki dua fungsi yaitu sebagai berikut.

 a. Fungsi pakai adalah kerajinan yang hanya mengutamakan kegunaan dari benda kerajinan tersebut dan memiliki keindahan sebagai tambahan agar menjadi menarik.

 b. Fungsi hias adalah kerajinan yang hanya mengutamakan keindahan tanpa memerhatikan guna barang tersebut. Misalnya miniatur, patung, dan lain-lain yang hanya menjadi kenikmatan bagi siapa yang melihatnya.

Unsur-Unsur Seni Rupa

  Apakah kamu mengetahui apa saja unsur-unsur dalam seni rupa? Unsur-unsur yang menjadi dasar karya seni rupa, antara lain titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap-terang. Pahamilah beragam unsur seni rupa berikut.

a. Titik
    Titik merupakan unsur seni rupa yang paling dasar. Teknik lukisan yang menggunakan kombinasi berbagai variasi ukuran dan warna titik dikenal dengan sebutan pointilisme. 



b. Garis
    Menurut jenisnya, garis dibedakan menjadi garis lurus, lengkung, panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus-putus, patah-patah, dan spiral. Kesan yang ditimbulkan dari macam-macam garis dapat berbeda-beda, misalnya garis lurus berkesan tegak dan keras, garis lengkung berkesan lembut dan lentur, garis patah-patah berkesan kaku, dan garis spiral berkesan lentur. Dilihat dari wujudnya, garis dibagi menjadi dua, yaitu garis nyata dan garis semu.

  1. Garis nyata, yaitu garis yang dihasilkan dari coretan atau goresan lengkung.
  2. Garis semu, yaitu garis yang muncul karena adanya kesan balans (keseimbangan) pada warna, bidang, atau ruang.


c. Bidang
    Bidang merupakan pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk sehingga membentuk bidang yang melingkup dari beberapa sisi. Bidang mempunyai sisi panjang dan lebar serta memiliki ukuran.



d. Bentuk
    Bentuk dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu geometris dan nongeometris. 
    1. Geometris
        Bentuk geometris adalah bentuk yang terdapat pada ilmu ukur, meliputi bentuk kubistik (kubus dan balok) dan silindris (tabung, kerucut, dan bola)
    2. Nongeometris
        Bentuk nongeometris berupa bentuk yang meniru bentuk alam, misalnya manusia, tumbuhan, dan hewan.


e. Ruang
    Ruang digolongkan menjadi dua, yaitu ruang dalam bentuk nyata, misalnya ruangan pada kamar dan ruangan pada patung. Ruang dalam bentuk khayalan (ilusi), misalnya ruangan yang terkesan dari sebuah lukisan. Amatilah unsur ruang pada gambar dibawah ini.



f. Warna
   Warna adalah kesan yang timbul oleh pantulan cahaya pada mata. Jenis warna dibedakan menjadi tiga, meliputi warna pokok atau primer, warna sekunder, dan warna tersier.

1. Warna pokok atau primer, yaitu warna yang tidak berasal dari warna apapun, meliputi warna merah, kuning, dan biru.

2. Warna sekunder merupakan campuran dari warna premier.
Contoh : 
- merah + kuning : jingga
- biru + kuning : hijau
- merah + biru : ungu

3. Warna tersier merupakan hasil campuran antara warna primer dan warna sekunder.
Contoh : 
- kuning + hijau : kuning kehijau-hijauan 
- biru + ungu : ungu kebiruan
- jingga + merah : jingga kemerahan
  Selain jenis-jenis warna diatas terdapat pula warna netral, yaitu warna putih dan hitam.


g. Tekstur
    Tekstur adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda mempunyai sifat permukaan yang berbeda. Tekstur dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu. Tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan. Sementara itu, tekstur semu adalah kesan yang berbeda antara penglihatan dan perabaan. 



h. Gelap-Terang
    Suatu objek bisa memiliki intensitas cahaya yang berbeda pada setiap bagiannya. Demikian pula pada karya seni rupa, seperti lukisan pemandangan alam. Adanya perbedaan intensitas cahaya akan menimbulkan kesan mendalam. Amatilah unsur gelap terang pada gambar dibawah ini.



Selasa, 01 November 2016

Cara Membuat Lampion Benang Yang Unik dan Menarik

  Membuat lampion dari benang merupakan sebuah kerajinan tangan yang bisa dibuat sendiri dengan mudah. Anda bisa membuat prakarya ini untuk mengisi waktu luang selain itu juga bisa digunakan sebagai peluang usaha yang menjajikan.

  Lampion benang merupakan sebuah lampu yang dibuat menggunakan benang atau tali yang dibentuk sebagai tempat bolam lampion. Lampion jenis ini sangat banyak dibuat karena memiliki bentuk yang unik serta biaya untuk membuat relatif murah.


  Untuk Anda yang ingin mengasah kreativitas cobalah untuk membuat kerajinan yang satu ini, yaitu membuat lampion yang unik, lucu dengan berbagai karakter animasi kartun yang menarik. Bahan untuk membuat lampion ini sangat mudah didapatkan serta harganya juga murah. Berikut ini cara membuat lampion benang beserta dengan gambarnya.




 
Bahan Bahan membuatnya :

- Balon karet yang akan digunakan untuk membuat bentuk lampion.

- Benang warna yang akan digunakan sebagai utama membuat lampion.
- Lem kayu digunakan untuk merekatkan benang ke balon karet.
- Kain flanel yang akan digunakan untuk menghias lampion agar lebih cantik.
- Kuas untuk membantu mengoleskan lem pada balon.
- Gunting untuk membentuk serta merapikan bentuk lampion.
- Bola lampu yang akan dijadikan sumber cahaya dari lampion benang

Langkah Membuat Lampion Benang

- Setelah semua alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat lampion benang telah siap, sekarang kita lanjut langkah-langkah untuk membuatnya. Untuk membuatnya dibutuhkan ketekunan serta keuletan. Berikut langkah-langkah untuk membuat lampion benang.

- Ambil balon karet yang telah disiapkan, tiup atau isi angin sampai dengan ukuran yang diinginkan. Usahakan jangan terlalu besar karena akan memerlukan bahan serta waktu yang lebih banyak.
Masukan lem kayu ke dalam wadah campur dengan sedikit air agar lem sedikit lebih encer. Jangan terlalu encer karena akan lama kering serta daya rekatnya berkurang.

- Setelah lem sudah tercampur sempurna dengan air, gunakan kuas untuk melapisi semua permukaan balon dengan lem tersebut, hal ini dilakukan agar benang bisa menempel pada balon.
Setelah semua permukaan balon dilapisi lem, lilitkan benang ke balon dengan acak.
- Bila lilitan benang sudah kelihatan rata dan agag tebal, lapisi ulang seluruh permukaannya menggunakan lem dan lilitkan lagi benang ke balon. lakukan langkah ini secara berulan-ulang sampai tingkat ketebalan balon yang Anda inginkan. Yang harus Anda perhatikan adalah semakin tebal lilitan benang pada balon makan nantinya akan semakin redup cahaya yang keluar dari lampion.

Itulah cara membuat lampion benang, bagaimana menarik bukan? dengan bahan yang sederhana Anda bisa membuat lampion yang memiliki nilai seni tinggi. Dengan membaca artikel ini tentu Anda sekarang telah memiliki banyak ide untuk membuat lampion dengan bentuk unik serta menarik.

5 Jenis Alat Musik Tradisional Indonesia dan Asal Daerahnya

Melihat begitu banyaknya alat musik tradisional yang ada di Indonesia bisa disimpulkan bahwa negara ini kaya akan kebudayaannya. Bukan hanya alat musik, di setiap daerah bisanya juga mempunyai lagu daerah, pakaian adat dan juga seni tari yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Bisa dibilang kalau Indonesia merupakan gudangnya kesenian tradisional yang masih bertahan sampai saat ini.

Dengan melihat fakta di atas seharusnya kita bangga menjadi salah satu bagian dari negara Indonesia. Tetapi sayang generasi saat ini malah menyukai kebudayaan luar daripada kebudayaan lokal. Bisa dibilang hanya sebagian kecil saja orang yang memiliki pengetahuan tentang alat musik daerahnya. Jalankan untuk memainkannya namanya saja masih banyak yang belum mengetahuinya.

Kumpulan Alat Musik Tradisional Indonesia

Serune Kalee


Serune Kalee merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah Aceh. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup, cara penggunaannya hapir mirip dengan seruling. Serune mengeluarkan suara jenis Aerofon, untuk mengatur nada yang keluar dari alat musik ini dengan cara membuka tutup lubang-lubang yang ada dibagian serune kali dengan pola tertentu.

Angklung


Alat musik yang satu ini cukup populer di kalangan masyarakat, bahkan sering diadakan konser musik yang memperagakan angkung sebagai pengiring musiknya. Angklung merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Alat musik ini dibuat dari bambu dengan ukuran tertentu, cara memainkannya adalah dengan cara digoyang sehingga mengeluarkan bunyai akibat dari benturan bambu.

Saluang



Selanjutanya adalah alat musik yang berasal dari daerah Minangkabau Sumatera Barat yakni saluang. Alat musik ini merupakan jenis alat musik tiup yang dibuat dari bambu dan mengeluarkan bunyi jenis Aerofon. Saluang hampir mirip dengan seruling bambu biasa, hanya saja alat musik tradisional ini lebih sederhana yakni hanya mempunyai sekitar 4 lubang pada bagian tengah. Kegunaan lubang ini untuk mengatur nada yang keluar dari alat ini.

Bonang


Bonang merupakan alat musik yang menjadi salah satu bagian dari gamelan. Secara visual bonang memiliki bentuk hampir sama dengan bende, hanya saja bentuknya lebih kecil. Dalam sebuah pertunjukan gamelan bonang memegang peranan penting induk dari sebuah lagu yang dimainkan.

Bonang digunakan sebagai pemimpin nada dimana alat ini digunakan untuk memulai dan mengakhiri lagu, adalah tugas dari bonang. Alat musik ini berasal dari daerah Jawa, dimana pada zama dulu bonang sering digunakan dalam pementasan untuk mengiringi pertunjukan wayang.

Saron dan Saron Penerus



Kedua alat musik ini sebenarnya sama, hanya saja ada perbedaan pada nada yang dihasilkan. Alat musik saron hanya digunakan untuk nada rendah sedangkan saron penerus digunakan untuk mengeluarkan bunyi dengan nada tinggi. Bahan yang digunakan untuk membuat saron biasanya berasal dari kayau atau campuran seng dan alumunium.

Secara visual bentuknya seperti lempengan yang disusun dan dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan palu kayu. Saron biasa dibuat dari bahan kayu sehingga mengeluarkan suara yang lembut dan halus, sedangkan saron penerus dibuat dari almunium sehingga mengeluarkan nada dengan suara tinggi.

Nah itulah beberapa jenis alat musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Semoga dengan membaca artikel ini wawasan Anda tentang ragam kebudayaan Indonesia bertambah dan lebih mencintai budaya di dalam negeri.

Cara Membuat Gambar Doodle Art Sedehana

  Mungkin belum banyak orang  yang tahu apa itu doodle art, dan mungkin lebih banyak lagi yang belum bisa membuat doodle art. Tetapi mungkin juga secara tidak sengaja kamu telah membuat sebuah gambar doodle, pasalnya doodle art merupakan sebuah gambar yang dibuat dalam bentuk abstrak.

  Membuat gambar doodle merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengusir kebosanan. Beragam gambar biasa kamu aplikasikan dalam bentuk doodle misalnya gambar binatang, nama dan jenis gambar lainnya. Jadi doodle art bukan hanya sekedar coretan tanpa tema. Meskipun awal pembuatan tidak disengaja, tetapi saat ini doodle art menjadi tren di kalangan remaja dalam menyelurkan bakat seni yang dimiliki.



  
  Doodle art merupakan sebuah gambar yang dibuat tanpa sadar dan tanpa tujuan tertentu. Bentu dari karya seni ini bisa bermacam-macam, mulai dari bentuk hewan, tulisan, huruf, ataupun hanya sekadar coretan abstrak.



  Sebenarnya setiap orang bisa membuat sebauh karya doodle art, contohnya bisa dilihat pada buku seorang pelajar. Biasanya di dalam buku tersebut penuh dengan coretan dan gambar abstrak yang dibuat untuk mengusir kebosanan selama proses belajar.


  Saat ini makin banyak seniman yang menekuni doodle art, hasil karyapun beraneka ragam mulai dari yang mengambil tema nama, gambar, binatang, dan ada juga yang masih mempertahankan tema abstrak. Dan kebanyakan dari mereka menyisipkan sebuah pesan dibalik doodle art yang dibuat.

  Nah untuk membuat sebuah karya doodle art yang disukai oleh banyak orang maka kamu harus mempunyai peralatan yang lengkap. Umumnya peralatan yang dibutuhkan untuk membuat karya ini seperti yang disebutkan di bawah ini.

- Buku sketsa
- Pensil
- Tinta pena
- Stabilo
- Spidol marker
- Pulpen
Beberapa alat penunjang lain, berupa: arang, kapur, pensil warna, dan cat

  Bila semua peralatan sudah kamu miliki saatnya kita mulai belajar membuat doodle art. Ada beberapa teknik yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan gambar doodle yang menarik.

Membuat Doodle Art dengan Tema :

  Untuk kamu yang ingin serius menekuni seni doodle art tentu harus membuat sebuah karya yang disukai orang banyak. Agar lebih mudah dalam membuat karya ini maka perlu menentukan tema dari doodle art yang akan dibuat. Dengan begitu kamu akan mudah dalam menemukan ide dalam membuat gambar doodle.

Berikut adalah beberapa inspirasi yang bisa kamu gunakan dalam membuat kerya doodle art tema hewan :

  Kamu bisa medapatkan berbagai ide dari hewan yang hidup di air seperti ikan, gurita, dan berbagai jenis hewan lain. Agar karya kamu makin sempurna bisa mengkombinasikan antara hewan dengan batu koral dan kerang.
Inspirasi doodle art dari hewan juga bisa kamu dapatkan dari berbagai hewan yang hidup di hutan. Kamu bisa menggambar hewan buas, hewan lucu ataupun aneka burung yang terbang di angkas.
Selain dari hewan biasa kamu juga bisa membuat imajinasi dari hewan-hewan yang ada seperti membuat gambar doodle singa yang mempunyai sayap, naga terbang, kuda terbang dan berbagai hewan lain hasil imajinsi kamu.





  Intinya kamu bisa menggabungkan semua imajinasi yang ada di kepala. Karena pada dasarnya karya seni ini bebas tidak mempunyai urutan ataupun aturan yang baku. Oleh karena itu kamu bebas membuat gambar doodle sesuai dengan minat. Tetapi bila ingin dijadikan bisnis tentu kamu harus membuat karya yang disukai oleh masyarakat umum.

Kerajinan dari Kayu Sederhana

  Kerajinan dari kayu di Indonesia sudah ada sejak zaman dahulu. Itu bisa dilihat dari berbagai peninggalan purbakala yang terbuat dari kayu. Pekembangan kerajinan kayu di Indonesia juga sangat pesat berbagai jenis kerajinan telah di hasilkan. Karena di Indonesia sangat melimpah ketersediaan bahan baku kayu, di setiap daerah mempunyai kayu-kayu yang khas dan bisa di olah menjadi barang kerajinan dengan kualitas baik. Secara umum kayu yang digunakan untuk membuat suatu kerajinan adalah kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, dan banyak jenis kayu yang lain. Ada juga pengrajin yang menggunakan kayu bekas atau kayu sisa yang sudah tidak dipakai untuk di jadikan berbagai produk kerajinan.

Ide Kerajinan dari Kayu yang Unik dan Menarik :


  

Dalam membuat kerajinan tangan dari kayu diperlukan skil dan juga keterampilan untuk mengolah kayu, terutama keterampilan untuk menggunakan alat-alat pendukung yang berhubungan dengan peralatan gergaji dan ukir.

Dengan menguasai keterampilan tersebut kamu bisa membuat berbagai kerajinan dari kayu seperti hiasan dinding, miniatur, tempat tisu, lukisan, dan berbagai kerajinan lain. Sedangkan saat ini kerajinan yang diminati oleh pasar mancanegara seperti kerajinan ornamen (patung), anyaman dan juga kerajinan kayu seperti berbagai funiture rumah tangga.


Itulah beberapa kerajinan dari kayu yang bisa kamu jadikan inspirasi dalam membuat produk kamu sendiri. Banyaknya sumber daya kayu yang ada di Indonesia bisa kamu manfaatkan menjadi berbagai kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi.

Kamis, 20 Oktober 2016

Menampilkan Aransemen Lagu Etnik

 Berbeda dengan aransemen paduan suara, aransemen untuk ansambel lebih mementingkan pembagian harmoni untuk berbagai instrumen musik. Ansambel sederhana dengan komposisi instrumen melodi (gitar akustik, pianika, xilophone), ritem (gitar), bas, dan drum tidak memerlukan komposisi aransemen yang terlalu rumit.
 Setelah berlatih mengaransemen lagu daerah, sekarang saatnya menampilkan karya kalian. Agar dapat menampilkan karya aransemen kalian dengan baik, bentuk kelompok yang terdiri dari 8 sampai dengan 10 siswa (kalau bisa campuran laki-laki dan perempuan) dengan pembagian tugas yang jelas. Jika kalian akan menampilkan paduan suara, mintalah bantuan guru untuk menentukan pembagian suara karena tiap individu memiliki ambitus (rentang suara) yang berbeda. Siapa saja yang akan dikelompokkan pada jenis suara sopran, alto, tenor, dan siapa yang bersuara bas. Jika akan menampilkan ansambel, bagi kelompok kalian sesuai dengan kemampuan dalam memainkan instrumen musik. Setelah itu, berlatihlah beberapa saat.